‎‎‎‎Pelayanan Distribusi 3B Posyandu Oleh SPPG Girijaya, Kec. Nagrak Sukabumi resmi Dihentikan.

‎‎‎Bukafaktanews.com, Sukabumi – Kegiatan pelayanan distribusi 3B (Balita, Bumil, dan Ibu Menyusui) Posyandu di wilayah Desa Girijaya dihentikan.

‎‎Kebijakan ini disampaikan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Girijaya melalui Pesan Singkat resmi kepada seluruh kader Posyandu dan penerima manfaat.

‎‎Dalam Pesan pemberitahuan tersebut melalui Aplikasi WhatsApp menyampaikan‎‎ “Assalamu’alaikum. ‎Ibu bpk mohon maaf, izin menyampaikan informasi terbaru. Dengan berat hati sya umumkan bahwa posyandu utk sementara ini tdk akan mendapatkn MBG dikarenakan aturan sppg sekarang hanya bisa mengeluarkan 3000 penerima manfaat. Dan utk 11 posyandu desa girijaya yg bisa diberikan hnya 2 posyandu saja. Namun demi menjaga keamanan antar warga mka posyandu tsb menolak. Akhirnya semua posyandu wilayah sppg girijaya tdk dpt menerima mbg lagi sampai ada dapur baru. Infonya skrg sdg tahap pengajuan dapur baru, semoga semuanya maklum. Terima kasih🙏🏻🙏🏻”‎‎

dari pernyataan tersebut bahwa pihaknya tidak bisa menyalurkan Bantuan B3 karena kelebihan Kuota penyaluran.‎‎penghentian ini dilakukan terhitung sejak pesan singkat diterbitkan, dengan alasan adanya melebihi kuota dan perlu membuka dapur baru sebagai penyalur Program MBG. Pungkas petugas SPPG Girijaya.‎‎

Ditempat terpisah Kusnadi selaku Mitra Program MBG membenarkan bahwa penghentian ini dilakukan karena sudah melebihi kapasitas PM. sehingga mau tidak mau Penerima manfaat untuk Posyandu harus kami lepaskan. Anggaran yang digelontorkan sudah disesuaikan dan tidak bisa melebihi dari 3000 PM. Pungkasnya

‎‎“Kami sedang berupaya maksimal menyelesaikan permasalahan tersebut,” kami harap pengajuan dapur baru akan bisa segera terealisasi pungkas Kusnadi kepada awak media.‎‎SPPG menegaskan bahwa pelayanan distribusi akan dilanjutkan kembali setelah dapur baru selesai. Untuk sementara waktu, kegiatan dihentikan hingga waktu yang belum dapat ditentukan.‎‎“Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan yang terjadi. Informasi lebih lanjut mengenai waktu dimulainya kembali distribusi akan kami sampaikan segera setelah dapur baru terselesaikan,” tutupnya.‎‎

Red. Ib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *